PEMANFAATAN AIR BACK WASH SEBAGAI AIR DOMESTIK

Posted: September 14, 2011 in Uncategorized

RINGKASAN

Water Treatment Plant (WTP) menggunakan prosedur back wash dan fast rinse untuk tanki sand filter yang bertujuan untuk membuang kotoran dengan turbidity kurang dari 3 NTU, sebelum masuk Raw water Tank. Raw water merupakan bahan baku dari air demint untuk feedwater boiler dengan turbidity (tingkat kekeruhan) 2 NTU dan PH 7, sekaligus sebagai air supply untuk industrial (pendingin semua mesin) dan dometik (wastafel & toilet). Dalam proses tersebut , air dari proses tersebut dibuang sebagai limbah industry. Dari pengamatan didapatkan bahwa air limbah tersebut memiliki turbidity minimal 3 NTU dengan PH 7. Sebagai perbandingan turbidity air PDAM adalah 12 NTU dengan PH 7. Selama ini air domestic untuk toilet & wastafel menggunakan raw water pula dengan turbidity 2 NTU dan PH 7.

Dalam project proposal ini air sisa back wash dimanfaatkan kembali sebagai air domestic dengan menambahkan tanki air domestic (memanfaatkan tanki dekat mess yang tidak terpakai) khusus untuk toilet dan wastafel. Penerapan opsi ini akan mengurangi penggunaan raw water yang berimplikasi pada konsumsi chemical untuk produksi raw water dan penghematan biaya tahunan sebesar Rp 142.350.000

KATA KUNCI

WTP, Back wash, Fast Rinse, Sand Filter Tank, Raw water, Air Domestik, Turbidity, PH, Pemanfaatan Kembali air limbah, Tanki mess, Toilet & Wastafel.

DATA SPESIFIKASI

Data Spesifikasi Blower Anion Carbon Filter Tank sebagai berikut :

No.

Parameter

Anion Carbon Filter Tank Blower

Satuan

1. Diameter Tangki

238

cm

2. Tinggi Tangki

360

cm

3. Volume Tangki

16

M3

4. Jenis Blower

Aksial

5. Head yang dihasilkan

440

mmWc

6. Fluida yang ditangani

Udara

7. Kapasitas Blower

1907,6

M3/Jam

8. Berat Jenis Fuida

1,23

Kg/M3

9. Suhu Fluida

25

0C

10. Kisaran Pengendali Aliran

80

%

11. Daya Masuk

1.5

KW

12. Kecepatan

2900

rpm

13. Efisiensi

0,95

%

14. Motor
Daya

2

HP

Arus Beban Penuh

3,31

A

Kecepatan

2900

Rpm

Pasokan Tegangan

380

Volts

Efisiensi

95

%

Faktor Daya

0,86

Frekwensi

50

Hz

15. Jenis Pelumas

Grease

DATA SPESIFIKASI

Data Spesifikasi Blower Sand Filter Tank sebagai berikut :

No.

Parameter

Sand Filter Tank Blower

Satuan

1. Diameter Tangki

288

cm

2. Tinggi Tangki

6834

cm

3. Volume Tangki

44,49

M3

4. Jenis Blower

Aksial

5. Head yang dihasilkan

440

mmWc

6. Fluida yang ditangani

Udara

7. Kapasitas Blower

3392,9

M3/Jam

8. Berat Jenis Fuida

1,23

Kg/M3

9. Suhu Fluida

25

0C

10. Kisaran Pengendali Aliran

80

%

11. Daya Masuk

3

KW

12. Kecepatan

2900

rpm

13. Efisiensi

0,95

%

14. Motor
Daya

4

HP

Arus Beban Penuh

6,49

A

Kecepatan

2900

Rpm

Pasokan Tegangan

380

Volts

Efisiensi

95

%

Faktor Daya

0.87

Frekwensi

50

Hz

15. Jenis Pelumas

Grease

ANALISA

  1. Data Teknis
    1. Diameter Tangki \    \    : 238 cm
    2. Tinggi Tangki\    \    : 360 cm
    3. Volume tangki\    \    : 16 m3
  2. Blower direncanakan tipe tekanan sedang (160~400 mmH2O) dengan tekanan discharge 1,1 ~1,3 bar.
  3. Kecepatan Udara rata-rata


    Dimana :

    Cp\    : Konstanta Tabung Pitot 0,8

    p \    : Perbedaan Tekanan rata – rata

        : Berat Jenis Udara

    Kecepatan udara rata-rata berkisara 20~30 m/sec

  4. Kapasitas aliran masuk ke dalam tangki didesign 50 kali volume tangki

    \    Q = 50 x Vt

    \
        \ = 50 x 16 = 800 m3/jam = 0,22 m3/detik

  5. Untuk menentukan diameter inlet minimum blower didapat dari :

    Q = V x A

    Dimana V diambil 30 m/sec untuk ducting jadi




    Diameter inlet Blower

    = = 0,097 m = 10 cm

    Untuk memperbesar volume udara Din diameter inlet blower menjadi 15 cm,

    Jadi volume yang masuk :

    Q =

    = 0,53 m3 / dt atau 1907,6 m3/jam

  6. Kapasitas aliran udara yang masuk ke tangki :




    = 119,3 kali kapasitas tangki

  7. Data pendukung :
    1. Pressure Suction (Ps)\    = 1 atm
    2. Temperature Ambient\    = 25o C = 298o C
    3. Pressure discharge diambil 440 mmH2O = 4400 Pa
  8. Tekanan rata-rata discharge blower :

    Pm = Ps +

    = 103.000 + = 105.200 Pa

  9. Berat jenis gas yang dialirkan blower :

    Pm = Ps + dimana R = konstanta gas udara = 287 Joule/Kg.0K

    Maka m = = 1,23 kg/m3

  10. Head Blower yang diperlukan dapat dihitung dengan rumus :

    H =

    Karena perbedaan inlet dan outlet (z) =0 dan perbedaan keceptan inlet dan outlet (V) adalah 0 maka H = = = 365,02 m

  11. Putaran spesifik blower :

    N= putaran motor 2900 rpm

    Nq
    = = = 25, 28

  12. Dengan putaran spesifik yang sudah diketahui maka bilangan putar blower dapat dihitung dengan rumus :

    = 0,16

    Dari diagram cordier = 0,16 diadapat nilai bilangan putar 2,2556

  13. Diameter impeller blower

    Do = = = 0,3623 m 36 cm

  14. Lebar impeller blower dihitung berdasarkan rumus :

    Q = V.A = Vo .. Din.W

    Sehingga W=

    Dimana Din = 1,05 Ds

    \     = 1,05. 0,15

    \     = 0,1575 m 15,75 cm

    Kecepatan aliran didalam rumah blower V = 20 m/dt

    Maka W =

    \    \ = 0,0714 m 7,2 cm

  15. Daya motor yang diperlukan

    P = =

    = 395,8 Watt 0,5 KW

    Maximum daya operasi 1,5 x = 1,5 KW = 2 HP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s